Saturday, January 3, 2015

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

BudidayaKrotos.Blogspot.Com - Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik - Setelah 2 kali mencoba budidaya kroto cara modern belum juga menemui tanda-tanda kesuksesan, kali ini saya ingin mencoba hal baru dalam budidaya kroto. Kami menamainya dengan cara budidaya kroto sistem KROTOPONIK. Aneh kedengarannya, namun perlu kita coba, siapa tahu berhasil.

Apa itu krotoponik,  itu hanya istilah saya aja dalam memberi nama budidaya kroto yang akan dan muali saya lakukan, yaitu budidaya kroto cara modern dengan menggabungkan antara budidaya kroto dengan budidaya sayuran secara hidroponik.

Ide ini saya temukan setelah saya membaca review buku tentang budidaya kroto semi alam, kemudian saya membeli buku itu. Setelah saya baca dan pelajari, semua tips yang ada dalam buku tersebut cukup masuk akal. Saking kepinginnya sukses budidaya kroto, karena Prospek Budidaya Kroto sangat Menguntungkan, maka semua trik akan saya coba.

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

Semut rangrang belum sepenuhnya bisa dijinakkan. Sifat alaminya tetap melekat, meskipun sudah lama kita pelihara dalam sarang toples. Ketika menemukan jalan keluar, maka semua anggota koloni akan hijran ke tempat baru yang mereka temukan dan anggap aman untuk berkembang biak.

Pada buku itu dijelaskan cara budidaya semi alam, yaitu budidaya kroto cara modern dalam toples yang ditempatkan pada rak budidaya digabungkan dengan budidaya warung hidup di pekarangan rumah.

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

Semut rangrang tetap bersarang pada toples di dalam rak, namun untuk mencari makan, semut rangrang diberi jembatan penyeberangan menuju tanaman sayuran di pekarangan rumah kita. Tentu saja tanaman tersebut sekelilingnya telah diberi pelindung berupa parit kecil mengelilingi tanaman agar semut rangrang tidak bisa kabur.

Pada siang hari, semut rangrang akan beraktivitas bolak balik dari sarang toples ke tanaman dan sebaliknya untuk mencari makan. Pada malam hari semut rangrang akan kembali ke sarang toples untuk beristirahat. Bukan cuma malam hari, pada saat hari hujan semut rangrang juga akan berlindung pada sarang toples di rak budidaya.

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

Nampak rumit memang, namun kondisi seperti itu dilakukan agar semut rangrang tetap merasa nyaman dan tidak stress, karena setiap hari terkungkung di dalam toples dan rak budidaya yang terlalu sempit.

Berdasarkan alasan di atas, maka kemudian saya berinisiatif, supaya tidak terlalu ribet menanam sayuran di pekarangan, maka saya mencoba dengan tanaman hidroponik saja, yang tidak terlalu ribet dan memakan tempat.

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

Sementara ini saya menanam kangkung hidroponik menggunakan toples sosis, sehingga bisa ditempatkan di rak budidaya bersama dengan sarang toples.

Itulah sedikit tentang cara budidaya kroto baru yang sedang saya lakukan, yaitu sistem KROTOPONIK budidaya kroto hidroponik.

Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik

Demikian Mencoba Cara Budidaya Kroto Baru Krotoponik, semoga bermanfaat. Selanjutnya jangan lupa baca juga Menengok Kembali Budidaya Kroto Secara Tradisional.

Selamat mencoba, semoga sukses.

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda, mari saling berbagi informasi, pengalaman, dan ilmu yang bermanfaat demi kesuksesan kita bersama dalam budidaya kroto. Silahkan berkomentar