Tahukan Anda Mengapa Kroto Mahal Harganya

Posted by Kang Kroto on Monday, September 15, 2014

Tahukan Anda Mengapa Kroto Mahal Harganya - Kroto merupakan telur semut rangrang yang berwarna putih. Bagi para penghobi burung kicauan, telur semut rangrang ini sudah tidak asing lagi, karena mereka selalu menyediakannya untuk pakan burung kesayangannya. Kroto merupakan barang langka yang sangat istimewa, sehingga harganya mahal, apalagi pada saat-saat tertentu, harga kroto sangatlah fantastis.

Harga yang mahal itu, tentunya bukan tanpa sebab. Jika kita telusuri, mengapa harga kroto sangat mahal, ada beberapa kemungkinan penyebabnya, yaitu:
  1. Kroto merupakan pakan burung yang istimewa yang banyak mengandung zat gizi atau nutrisi penting bagi burung ocehan.
  2. Kroto merupakan pakan atau umpan memancing yang sangat digemari ikan.
  3. Di beberapa negara, kroto merupakan bahan pembuat menu makanan khas yang banyak digemari.
  4. Kroto juga merupakan salah satu bahan pembuat obat tradisional berupa obat herbal.
Semua orang tahu, kelebihan kroto sebagai pakan burung ocehan adalah:
  1. Dapat menjaga kesehatan burung.
  2. Dapat menjaga daya tahan tubuh burung dari serangan penyakit.
  3. Dapat meningkatkan performa burung kicauan ketika mengikuti kontes.
  4. Nutrisinya dapat membuat bulu burung lebih cling mengkilat.
  5. Dapat merangsang kicau burung lebih merdu.
Prospek ke depan, budidaya kroto sangatlah cerah, namun sayangnya sampai saat ini belum ada cara yang pasti sebagai patokan dalam teknik budidayanya. Kebanyakan para penangkar semut rangrang menggunakan cara sendiri-sendiri dan berbeda-beda antara peternak yang satu dengan peternak lainnya. Mereka menggunakan caranya sendiri berdasarkan pengalamannya masing-masing.

Dimungkinkan, ke depan, kroto akan menjadi barang yang sangat langka, sehingga harganya akan terus melambung.

Kemungkinan pengembangan kroto sebagai obat tradisional yang ampuh juga akan menjadi pemicu tingginya harga kroto ke depannya.
More aboutTahukan Anda Mengapa Kroto Mahal Harganya

Benarkah Budidaya Kroto Saat Ini Sulit Dilakukan

Posted by Kang Kroto

Benarkah Budidaya Kroto Saat Ini Sulit Dilakukan - Siapa yang tidak ingin menikmati suksesnya budidaya kroto? Namun banyak di antara kita, terutama pembudidaya kroto baru yang mengalami kesulitan dalam budidaya kroto. Banyak sekali kendala yang mereka hadapi, termasuk juga saya.

Setelah sekian lama mencoba, bahkan hampir 2 tahun ini, dengan 2 kali percobaan, hasilnya masih belum terlihat memuaskan. Mungkin karena maksud budidaya kroto yang saya lakukan itu mencoba, jadi hasilnya juga coba-coba. Banyak yang menyampaikan di media online seperti di internet, bahwa budidaya kroto itu mudah dan dapat menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya, namun pada kenyataannya, ternak semut rangrang sangat sulit dilakukan. Jangankan panen, supaya kroto dapat bertahan hidup saja susah.

Tidak mudah memang memindahkan makhluk hidup ke tempat lain yang bukan habitatnya. Banyak sekali yang harus diadaptasi, seperti misalnya:
  1. Tempat atau lingkungan yang baru
  2. Sarang baru
  3. Makanan baru
  4. Minuman baru
  5. Suasana baru
Kita, manusia saja, jika semalam saja tidur di tempat lain, rasanya gelisah. Mungkin semut rangrang juga merasa gelisah, namun sayangnya mereka tidak bisa bicara, sehingga kita tidak mengetahuinya kegundahan hati semut rangrang.

Saya sudah dua kali mencoba dalam budidaya semut rangrang:

Pertama:

Saya membeli bibit dari Yogyakarta 2 toples dengan harga pertoples Rp. 150.000,00. dengan modal Rp. 300.000,00 itu saya memulai budidaya kroto. Bibit datang lewat jasa pengiriman barang, segera saya tempatkan pada rak budidaya. Terlihat bagus memang, semut rangrang terlihat agresif mau memakan apa saja yang kita berikan. Di dalam toples terlihat banyak krotonya (telur semut rangrangnya). Ini merupakan harapan yang bagus.

Selang beberapa minggu, setelah kroto bawaan dari penjual menetas semua, mulai muncul permasalahan, yaitu tidak ada telur yang baru. Bukan hanya itu, semut rangrang menjadi susah makan. Lama-lama anggota koloni semakin berkurang, bukannya nambah malah berkurang. Mungkin sebagian mati dan sebagian keluar rak melalui kaki rak yang airnya sering kering tak terkontrol.

Akhirnya semut rangrang seharga Rp. 300.000,00 saya musnah, setelah 10 hari saya tinggal untuk berdagang di laut karena waktu itu hari raya Idul Fitri. Setelah selesai berdagang, semut rangrang telah habis, ternyata air di kaki rak mengering dan semut rangrang kabur semua.

Kedua

Saya kembali melakukan uji coba ternak semut rangrang. Kali ini dengan mengambil sarang langsung dari alam. Kebetulan di pohon dekat rumah saudara saya ada sarang yang cukup besar. Segera saya ambil dengan bantuan saudara saya. Sarang daun dari pohon segera saya letakkan di rak yang telah ada makanan, minuman, dan toplesnya.

Selang satu hari, semut rangrang telah menempati sarang barunya, terlihat banyak sekali krotonya di dinding toples bagian atas. Pakan saya beli dari pasar berupa ulat hongkong. Ketika baru pertama kali, semut rangrang terlihat lahap dan beringas menyantap ulat hongkong. Selang beberapa minggu kemudian sama seperti pada uji coba yang pertama, hasilnya setelah kroto menetas menjadi semut rangrang, tidak ada lagi telur baru.

Entah apa sebabnya, mungkin karena tempatnya kurang nyaman, makanannya kurang cocok, atau hal lain yang saya belum tahu.

Padahal, jika membaca artikel di internet terlihat mudah melakukan budidaya semut rangrang ini. Semua petunjuk dari internet sudah saya lakukan, dari mulai memberi pakan bermacam-macam dan lainnya. Namun hasilnya masih belum bisa saya peroleh.

Dari semua yang saya alami, ada beberapa hal penting yang harus kita lakukan dalam budidaya kroto, yaitu:
  1. Cari informasi sebanyak mungkin tentang cara budidaya kroto yang benar
  2. Jangan cuma membaca di internet, tapi berusaha untuk mendatangi langsung ke peternaknya
  3. Pelajari dan pahami semua ilmu tentang budidaya kroto dengan baik
  4. Jangan memulai budidaya kroto dengan membeli bibit, karena harganya tergolong mahal
  5. Jangan membeli bibit kroto jika kita belum tahu cara beternak kroto yang benar
  6. Lebih baik mulai dari yang kecil, mulai dari yang sedikit dengan mencari bibit kroto dari alam
  7. Pelajari segala kemungkinan
  8. Dan jangan pernah menyerah jika gagal, coba lagi, karena kegagalan adalah bagian dari kesuksesan
Hal ini juga sebelumnya telah saya tulis pada semutkrangrang.blogspot.com dengan harapan ada di antara teman yang telah sukses dalam budidaya kroto mau membagikan sedikit ilmunya untuk kesuksesan kita bersama.

More aboutBenarkah Budidaya Kroto Saat Ini Sulit Dilakukan

Rak Budidaya Semut Rangrang Kunci Sukses Bisnis Kroto

Posted by Kang Kroto

Rak Budidaya Semut Rangrang Kunci Sukses Bisnis Kroto - Rak merupakan wadah budidaya, oleh karena itu, hal ini menjadi sangat penting untuk keberhasilan budidaya kroto itu sendiri. Langkah awal budidaya kroto adalah menyiapkan rak. Rak dalam budidaya semut rangrang digunakan untuk menempatkan sarang buatan berupa toples.

Rak bisa dibuat dengan menggunakan bahan yang mudar yang terdapat di sekitar kita, misalnya bambu atau kayu reng bekas. Kita bisa memanfaatkan kayu atau bambu bekas, karena dalam budidaya kroto ini tidak memberikan beban yang berat terhadap rak.  Untuk menghemat lokasi tempat dan biaya, rak sebaiknya dibuat dengan bersusun atau tingkat.

Rak budidaya kroto dapat dibuat dengan mudah dan sederhana. Kita bisa membuat rak budidaya dengan ukuran, sebagai berikut:
  1. Panjang 2 meter
  2. Lebar 0,5 meter
  3. Tinggi 1,5 meter
  4. Susun 4
  5. Jarak antar susunan 30 cm
Dengan menggunakan rak ukuran 2m x 0,5m x 1,5m dengan 4 susun kita bisa menempatkan 100 sarang toples, bahkan bisa lebih. Kita bisa membuat rak sendiri, walaupun kita bukan tukang. Rak dibuat dengan sederhana, hanya dengan bantuan paku saja, sehingga akan lebih mudah membuatnya dalam waktu singkat. Beri pengaman di tepi rang agar sarang toples tidak mudah jatuh. Pengaman bisa dibuat dengan menggunakan kayu reng yang dipaku sekeliling rak.

Berikut ini 2 hal yang perlu diperhatikan dalam penempatan rak budidaya kroto di rumah kita, yaitu:
  1. Penempatan rak. Jarak rak dari dinding minimal 40 cm agar cicak tidak bisa menjangkau rak. Dalam penempatannya, berikan wadah air/oli bekas pada masing-masing kaki rak untuk memproteksi semut rangrang agar tidak keluar dari rak budidaya.
  2. Jauhkan segala macam benda dari dekat rak, karena dikhawatirkan benda itu akan menyentuh rak yang dapat berakibat fatal. Benda yang bersinggungan langsung dengan rak dapat dijadikan jembatan untuk semut rangrang pergi dari rak budidaya.
 
More aboutRak Budidaya Semut Rangrang Kunci Sukses Bisnis Kroto

Benarkah Bisnis Kroto Memiliki Prospek Cerah Sekarang ini

Posted by Kang Kroto

Benarkah Bisnis Kroto Memiliki Prospek Cerah Sekarang ini? - Siapa yang tak kenal dengan kroto? Kroto adalah telur semut rangrang. Kroto sudah bukan merupakan barang yang asing bagi kita. Bagi para peternak burung ocehan, para pecinta burung ocehan, dan para pemancing, kroto sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Kroto merupakan pakan burung yang sampai saat ini menjadi idola karena mutunya yang bagus dalam meningkatkan performa burung ketika manggung. Kroto bisa kita dapatkan dengan mudah di pasar atau toko pakan ternak/pakan burung.

Kroto yang dijual di pasaran selama ini adalah hasil tangkapan dari alam. Pasaran hanya mengandalkan para pencari kroto, sehingga ketika musim penghujan kroto menjadi sangat langka dan harganya akan sangat tinggi. Pada hari-hari besar tertentu juga kroto menjadi barang yang sangat langka, apalagi ketika hara raya Idul Fitri, karena para pencari kroto pada waktu itu akan libur.

Melihat kondisi yang demikian, beberapa orang berpikir keras untuk menemukan solusi kelangkaan kroto tersebut. Al hasil, terciptalah budidaya kroto secara modern. Pada awalnya memang susah, kendala awalnya adalah:
  1. Bagaimana cara memindahkannya dari alam ke penangkaran?
  2. Bagaimana cara membuat kandangnya/tempat budidayanya?
  3. Bagaimana pakannya?
  4. Bagaimana cara perawatannya?
  5. Bagaimana mengatasi gigitan semut rangrang?
  6. Bagaimana dan masih banyak bagaimana beternak semut rangrang?
Beberapa kendala di atas seperti yang tertulis pada blog: http://semutkrangrang.blogspot.com/

Bukan manusia namanya kalau nyerah begitu saja. Dengan Trial and Error, akhirnya ada beberapa orang yang berhasil menemukan caranya. Memang terasa asing mendengarnya, masa semut rangrang diternakan? Ada-ada saja. Bagi sebagian orang ini terlihat mustahil. bagi yang suka tantangan, ini akan menjadi sebuah tantangan yang menyenangkan, karena ada harapan jika berhasil menangkarkan semut rangrang kita akan bisa meraup hasil yang begitu melimpah karena harga kroto yang fantastis.

Dari waktu ke waktu harga kroto cenderung naik, berbeda dengan produk pakan burung lainnya yang harganya fluktuatif, harga kroto cenderung naik karena ketersediaanya di alam semakin menipis. Perburuan kroto yang tanpa memperdulikan kelestariannya menjadi penyebab utama menghilangnya habitat semut rangrang di alam.

Hal ini merupakan kerugian bagi para petani, pasalnya semut rangrang adalah predator alami bagi hama dan pengganggu pohon, terutama pohon buah. Dengan adanya semut rangrang di pohon, buah akan menjadi aman dari serangan ulat.

Berdasarkan beberapa alasan di atas, bisa kita simpulkan bahwa budidaya kroto ternak semut rangrang akan menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan yang memiliki prospek sangat cerah.
More aboutBenarkah Bisnis Kroto Memiliki Prospek Cerah Sekarang ini

Semut Rangrang Budidaya Kroto Tak Kenal Maka Tak Sayang

Posted by Kang Kroto

Semut Rangrang Budidaya Kroto Tak Kenal Maka Tak Sayang - Semut rangrang merupakan serangga yang memiliki kemampuan luar biasa dalam membuat sarangnya untuk tempat tinggalnya sekaligus tempat berkembang biak. Semut rangrang merupakan serangga atau semut yang memiliki keistimewaan tersendiri. Keistimewaannya adalah bahwa semut rangrang merupakan penghasil telur yang memiliki harga atau nilai jual yang mahal, yaitu kroto.

Semut rangrang adalah semut yang berwarna merah dengan ukuran besar yang dapat kita jumpai di pohon-pohon di sekitar rumah atau di pekarangan atau di hutan. Semut rangrang dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam membentuk anyaman untuk sarangnya. Semut rangrang mampu menarik dan membentuk daun untuk dijadikan sarang. Dalam bahasa Inggris ia disebut weaver ant atau "semut penganyam". Semut rangrang mampu membuat sarang dengan beberapa daun yang dianyam membentuk ruangan. Rangrang merupakan serangga sosial yang dalam hidupnya membentuk koloni. Koloni rangrang dapat sangat tinggi populasinya.

Kemampuan semut rangrang dalam membuat sarang memang sangat luar biasa, mereka bersama-sama menarik beberapa daun kemudian dibentuk melengkung, disatukan, membentuk suatu ruangan dengan beberapa kamar di dalamnya. Kamar-kamar tersebut terbentuk dengan bantuan semacam jaring laba-laba yang sangat rapat, sehingga bentuknya hampir mirip dangan kain mori putih yang kuat untuk berlindung dan berkembang biak.

Jaring-jaring atau langit-langit putih tersebut digunakan untuk menyimpan dan merawat telurnya sampai menetas menjadi semut rangrang baru. Sebuah bentuk kerjasama yang sangat besar dan luar biasa kompaknya saat beberapa semut menarik daun agar bisa dibentuk menjadi sarang. Mereka berjuang sekuat tenaga dengan semboyan bersatu kita teguh untuk membuat sarang.

Selain sebagai tempat berlindung dan berkembang biak, sarang semut rangrang di alam digunakan untuk merawat telurnya selama proses pematangan dan penetasan. Pada saat proses inilah, kelangsungan hidup semut rangrang terancam. Ancaman ini datang justru dari manusia yang seharusnya melindungi dan melestarikannya.


More aboutSemut Rangrang Budidaya Kroto Tak Kenal Maka Tak Sayang

Berapa Lama Proses Penangkaran Semut Rangrang dari Alam Hingga Dapat Bertelur

Posted by Kang Kroto on Monday, July 7, 2014

Berapa Lama Proses Penangkaran Semut Rangrang dari Alam Hingga Dapat Bertelur - Menurut pengalaman saya, kalau bibit semut rangrang dari alam biasanya telah membawa kroto atau telur, kemudian setelah dipelihara atau ditangkarkan, terjadi proses penatasan telur yang biasanya memakan waktu 17 sampai 25 hari hingga telur menetas semua.

Jika bibit dari alam yang kita dapatkan tidak ada ratunya maka, setelah telur bawaan dari alam menetas semua, biasanya semut prajurit beralih tugas menggantikan fungsi ratu untuk bertelur.

Namun jika dari bibit alam itu telah ada ratunya, biasanya akan segera bertelur jika telah melakukan adaptasi atau jika adaptasinya berhasil.

Mengapa demikian?

Karena sudah barang tentu, bibit dari alam terutama ratu akan mencoba beradaptasi dulu terhadap sarang baru yang berupa toples, jika adaptasinya berhasil, maka akan segera bertelur, namun jika tidak berhasil maka ratu semut rangrang akan bisa stress yang akibatnya ratu bisa mati.

Untuk itu, sebaiknya lakukan pemindahan dengan hati-hati, setelah semut rangrang dan koloninya mau menempati sarang toples, sebaiknya jangan sering dilihat karena bisa mengganggu proses adaptasinya.

Lama waktu yang dibutuhkan semut rangrang untuk berproduksi juga tergantung pada pakan dan minuman yang kita berikan, karena syarat mutlak hewan untuk bertelur adalah jika ada asupan makanan yang baik, dalam hal ini yang mendukung produksi telur.

Di alam, semut rangrang memakan serangga kecil dan hama tanaman, seperti kutu daun, ulat, kepik, dan hewan kecil lainnya. Untuk itu kita harus bisa meniru kebiasaan makan semut di alam.

Yang sudah saya berikan kepada semut rangrang yang saya tangkar adalah ulat hongkong dan jangkrik, selain itu kadang juga saya berikan cicak. Sedangkan untuk minumnya adalah cairan gula pasir kental.

Demikian Berapa Lama Proses Penangkaran Semut Rangrang dari Alam Hingga Dapat Bertelur, semoga bisa membantu.
More aboutBerapa Lama Proses Penangkaran Semut Rangrang dari Alam Hingga Dapat Bertelur

Pakan Semut Rangrang dengan Tepung Ikan Apakah Bisa

Posted by Kang Kroto

Pakan Semut Rangrang dengan Tepung Ikan Apakah Bisa? - Berbagai pakan untuk semut rangrang telah saya coba, da bukan cuma saya, mereka para peternak semut rangrang lainnya juga telah mencobanya, misalnya telur, daging sisa, tulang, cicak, jangkrik, ulat hongkong, dan lain sebagainya, namun untuk pakan yang satu ini, yaitu tepung ikan saya belum pernah mencobanya.

Untuk pakan semut rangrang yang berupa tepung ikan, saya sendiri sampai saat ini belum pernah mencobanya. Tentang pakan tepung ikan saya tulis pada postingan sebelumnya, yaitu pada postingan yang berjudul:


Di sana saya tulis sebagai berikut:

Ada beberapa jenis pakan semut rangrang penghasil kroto yang direkomendasikan oleh para peternak yang telah berhasil, baik yang saya peroleh dari internet, maupun secara langsung dari peternak via telepon, pakan itu di antaranya adalah jangkrik, ulat, belalang, daging ayam, cicak, dan hewan-hewan kecil atau serangga lainnya. Info terbaru dari teman saya yang baru pulang dari Bandung, di Bandung temannya teman saya tersebut telah berhasil budidaya kroto hingga panen dengan mengandalkan pakan berupa tulang, baik tulang sapi, kambing, maupun tulang-tulang hewan lainnya, caranya adalah tulang dipecahkan agar sumsumnya terlihat, sumsum itulah yang dimakan oleh semut rangrang. Info terbaru lainnya berasal dari peternak pemula yang sudah menunjukkan tanda-tanda keberhasilan mengingat semut rangrang yang diternaknya sudah mulai berkembang biak, itu ditandai dari berawal 5 toples, kini telah bertambah menjadi puluhan toples, peternak tersebut mengatakan bahwa pakan ini rahasia, tolong jangan disebarkan. Sebenarnya saya juga merasa tidak enak untuk memberitahukannya, namun demi kebersamaan, maka saya memberanikan diri untuk menyampaikannya, bahawa pakan rahasia tersebut adalah tepung ikan.

Hal itu berdasarkan pengalaman teman saya, yang saya tahu, dia memberikan tepung ikan dalam bentuk kering.

Namun kalau menurut saya sendiri, kita sebaiknya menggunakan pakan hidup saja. Mengapa demikian? Karena jika kita perhatikan di alam, semut rangrang memakan hewan hidup dan cenderung yang mengandung cairan.

Akan tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan tepung ikan. Mengapa saya sendiri belum pernah mencobanya? Karena di daerah saya sulit sekali untuk mendapatkannya, saya sudah bertanya ke beberapa toko, mereka tidak menjual tepung ikan. Kalao tepung jangkrik saya pernah mencobanya, ternyata semut rangrang saya tidak mau memakan tepung jangkrik.

Demikian, Pakan Semut Rangrang dengan Tepung Ikan Apakah Bisa, semoga bisa membantu.
More aboutPakan Semut Rangrang dengan Tepung Ikan Apakah Bisa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...